.jpg)
Selasa, 20 April 2010
Membuat Class Diagram Menggunakan Netbeans versi 6.7
.jpg)
Jumat, 16 April 2010
Pengertian dan Contoh dari Istilah - Istilah Basis Data Relasional
Relasi, merupakan sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris. Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dengan yang lainnya.
Atribut, merupakan kolom pada sebuah relasi. Setiap entitas pasti memiliki aribut yang mendeskripsikan karakter dari entitas tersebut. Penentuan atau pemilihan atribut-atribut yang relevan bagi sebuah entitas merupakan hal penting dalam pembentukan model data.
Tuple, merupakan baris pada sebuah relasi atau kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang, misalnya : NPM, nama mahasiswa, alamat, kota, dll.
Jumat, 09 April 2010
Apa Sih Candidate Key & Alternative Key itu?
- Unique Identifier, untuk setiap row/tuple candidate key harus secara unik dapat menjadi identifier. Artinya, setiap non candidate key atribut secara fungsional bergantung pada candidate tersebut.
- Non Redudancy, tidak ada duplikasi candidate key untuk menjadi unique identifier, dimana tidak dapat dilakukan penghapusan pada candidate key dimana tidak merusak sifat unique identifier.
Contoh dari candidate key adalah:
Untuk entiti 'supplier' candidate key yang dapat kita pilih adalah atribut SNo, karena secara fungsional atribut SName, Status, dan City bergantung ke atribut SNo.
Alternative Key adalah candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key.
Contoh dari alternative key adalah : selengkapnya
Kalian Tahu Tidak Sih Apa Definisi dan Contoh dari DDL dan DML?
Contoh:
- CREATE : Untuk membuat obyek baru
- USE : Untuk menggunakan objek
- ALTER : Untuk mengubah obyek yang sudah ada
- DROP : Untuk menghapus data
Contoh:
- SELECT : Untuk menampilkan data
- INSERT : Untuk menambah data baru
- UPDATE : Untuk mengubah data yang sudah ada
- DELETE : Untuk menghapus data
Rabu, 17 Februari 2010
Assesment of radix sort algorithm to the processing LSD(Least Significant Digit)
Hello my friends, the opportunity this time I want to explain briefly about the radix sort that I had made with colleagues at one of my team-up courses algorithm.
Radix sort is a sort of a unique and magical. Radix sort into the types of non-comparasion sort.
Radix workings of this sort (with LSD) is the sort digit number that the rear (figure at least significant). After that, having considered the data digit numbers 1, 2, 3 .. and so on.
keyword : Radix, Sort, LSD, ALGORITHM
Download Now (Journal of Radix Sort)
Selasa, 08 Desember 2009
Tugas Algoritma lanjut
#include conio.h
//menggunakan ADT
typedef int angka;
typedef char huruf;
typedef struct Date{
angka dd;
angka mm;
angka yyyy;
};
//struct utama
typedef struct Rental{
huruf ID[5];
huruf Nama[35];
Date tglRental;
};
//variabel 'sewa'
struct {
angka film;
angka bayar;
} sewa;
//fungsi yang mengembalikan nilai angka untuk menghitung bayar sewa
angka baySewa(angka x){
angka hargaFilm=5000;
return hargaFilm*sewa.film;
}
main(){
Rental user;
printf("Input Data Sewa\n");
printf("ID : ");scanf("%s",&user.ID);
printf("Nama : ");scanf("%s",&user.Nama);
printf("Tanggal Sewa\n");
printf("Hari : ");scanf("%d",&user.tglRental.dd);
printf("Bulan : ");scanf("%d",&user.tglRental.mm);
printf("Tahun : ");scanf("%d",&user.tglRental.yyyy);
printf("Jumlah Film = ");scanf("%d",&sewa.film);
printf("\n--Data Rental Film--\n");
printf("ID : %s\n",user.ID);
printf("Nama : %s\n",user.Nama);
printf("Date : %d - %d - %d\n",user.tglRental.dd,user.tglRental.mm,user.tglRental.yyyy);
//panggil fungsi baySewa, nilai kembaliannya dikirim ke bayar sewa asli
sewa.bayar = baySewa(sewa.film);
//tampilkan bayar sewa asli
printf("Bayar Sewa = %d\n",sewa.bayar);
getch();
}
Hasilnya:
Senin, 09 November 2009
Algoritma Perkalian Matriks
a.inisialisasi matrik_a[ ][ ], matrik_b[ ][ ], matrik_c[ ][ ], i=0, j=0, k=0, baris_a, kolom_a, kolom_b
b.inputkan baris_a, kolom_a, kolom_b
c.Proses looping untuk memasukkan nilai pada matrik_a :
1.untuk i=0 sampai dengan banyak baris_a-1, i=i+1
a)untuk j=0 sampai dengan banyaknya kolom_a-1, j=j+1
b)inputkan matrik_b[i+1][j+1]
c)Apakah j< kolom_a ? jika tidak, kembali ke proses c.1.a
2.Apakah i < baris_a ? jika tidak, kembali ke proses c 1.
d.Proses looping untuk memasukkan nilai pada matrik_b :
1.untuk j=0 sampai dengan banyak kolom_a-1, j=j+1
a)untuk k=0 sampai dengan banyaknya kolom_a-1, k=k+1
b)inputkan matrik_b[j+1][k+1]
c)Apakah k< kolom_b ? jika tidak, kembali ke proses d.1.a
2.Apakah j < kolom_a ? jika tidak, kembali ke proses d 1.
e.Proses looping untuk mengalikan matriks :
1.untuk i=0 sampai dengan banyak baris_a-1, i=i+1
a)untuk k=0 sampai dengan banyaknya kolom_b-1, k=k+1
i)untuk j=0 sampai dengan kolom_a -1, j=j+1
ii)matrik_c[i][k] + = matrik_a[i][j] * matrik_b[j][k]
iii)Apakah j< kolom_a ? jika tidak, kembali ke proses i)
b)Apakah k2.Apakah i < baris_a ? jika tidak, kembali ke proses e 1.
f.Proses looping untuk menampilkan matrik_c :
1.untuk i=0 sampai dengan banyak baris_a-1, i=i+1
a)untuk k=0 sampai dengan banyaknya kolom_b -1, k=k+1
b)Print matrik_c[i][k]
c)Apakah k< kolom_b ? jika tidak, kembali ke proses f.1.a
2.Apakah i < baris_a ? jika tidak, kembali ke proses f 1.
g.Program selesai.

